Dirjend Administrasi Kependudukan (Adminduk) Kementerian Dalam Negeri RI telah merilis Data Agregat Kependudukan 2016 Semester II. Untuk Kabupaten Grobogan jumlah penduduk untuk tahun 2016 Semester II adalah 1.444.202 jiwa

                     Jumlah Penduduk Per Kecamatan Tahun 2016 Semester II

No

Nama

Laki-Laki

Perempuan

Jumlah

%

Jumlah

%

Jumlah

%

1

KEDUNGJATI

22.471

50.16%

22.332

49,84%

44.803

3,10%

2

KARANGRAYUNG

48.918

50.48%

47.987

49,52%

96.905

6,71%

3

PENAWANGAN

32.047

50.02%

32.015

49,98%

64.062

4,44%

4

TOROH

57.171

50.02%

57.126

49,98%

114.297

7,91%

5

GEYER

33.238

50.11%

33.097

49,89%

66.335

4,59%

6

PULOKULON

54.032

50.63%

52.682

49,37%

106.714

7,39%

7

KRADENAN

41.525

50.38%

40.897

49,62%

82.422

5,71%

8

GABUS

37.564

50.38%

36.991

49,62%

74.555

5,16%

9

NGARINGAN

35.047

50.86%

33.859

49,14%

68.906

4,77%

10

WIROSARI

47.177

50.43%

46.372

49,57%

93.549

6,48%

11

TAWANGHARJO

29.493

50.83%

28.527

49,17%

58.020

4,02%

12

GROBOGAN

39.173

50.63%

38.194

49,37%

77.367

5,36%

13

PURWODADI

68.939

50.06%

68.777

49,94%

137.716

9,54%

14

BRATI

25.178

50.75%

24.434

49,25%

49.612

3,44%

15

KLAMBU

19.230

50.69%

18.705

49,31%

37.935

2,63%

16

GODONG

43.575

49.92%

43.712

50,08%

87.287

6,04%

17

GUBUG

42.686

50.32%

42.138

49,68%

84.824

5,87%

18

TEGOWANU

28.344

50.32%

27.978

49,68%

56.322

3,90%

19

TANGGUNGHARJO

21.319

50.08%

21.252

49,92%

42.571

2,95%

Jumlah Total

727.127

50,35%

717.075

49,65%

1.444.202

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Untuk lebih lengkapnya data kependudukan Tahun 2016 Semester II dapat dilihat disini (G7i)

PENGUMUMAN

Rencana Umum Pengadaan (RUP) Dispendukcapil Kab. Grobogan Tahun 2017 dapat dilihat disini

sosialisasi KIAPada hari Rabu tanggal 30 November 2016, bertempat di Ruang Rapat Wakil Bupati Grobogan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil mengadakan Sosialisasi Permendagri No. 2 Tahun 2016 tentang Kartu Identitas Anak (KIA). Sosialisasi yang diikut oleh 60 guru Taman Kanak-kanak (TK) sekecamatan Purwodadi tersebut menghadirkan narasumber antara lain Moch. Susilo, SH,MM danYunus Suryawan, S.STP,M.Si dari Dispenducapil Grobogan serta Drs.Supriyono, MM Kasi Pembinaan Dukcapil, selaku perwakilan dari Disnakertransduk Propinsi Jawa Tengah.

Dalam acara sosialisasi tersebut disampaikan pentingnya Kartu Identitas Anak sebagai identitas resmi anak, bukti diri anak yang berusia kurang dari 17 tahun dan belum menikah. KIA juga bertujuan untuk meningkatkan pendataan, perlindungan dan pelayanan public serta sebagai upaya memberikan perlindungan dan pemenuhan hak konstitusional warga Negara Indonesia.
Dengan adanya acara sosialisasi tersebut Dispendukcapil Grobogan menghimbau kepada masyarakat khususnya para orangtua untuk mengurus pembuatan KIA di Kantor Dispendukcapil Grobogan bagi putra-putrinya yang berusia dibawah 17 tahun. Adapun persyaratan pengajuan KIA dapat dilihat diwebsite dispendukcapil Grobogan.

Terkait dengan KIA, Dispenducapil Grobogan juga telah menjalin kerjasama dengan pihak-pihak swasta antara lain Waterpark Bloombang Purwodadi, Toko Luwes (khusus alat tulis) dan King Fun yang akan memberikan potongan/diskon menarik bagi anak dapat menunjukan Kartu Identitas Anak (KIA) (G7i)

PKS capil1PKS capil2

Belum lama ini Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kab. Grobogan melakukan Program Kerja Sama (PKS) dengan Rumah Sakit Panti Rahayu Yakkum Purwodadi. Dalam Kerja sama tersebut disepakati bagi bayi yang lahir di RS Panti Rahayu Yakkum akan diterbitkan akta kelahiran langsung secara Gratis. Adapun persyaratan sebagai berikut :
1. Bayi lahir di RS Panti Rahayu Yakkum Purwodadi
2. Mengisi Formulir permohonan akta kelahiran.
3. Kartu Keluarga (asli)
4. Fotokopi KTP kedua orang tua
5. Fotokopi akta nikah orang tua dan dilagalisir KUA

Adapun rumah sakit/Klinik yang telah melakukan kerjasama dengan Dispendukcapil Grobogan antara lain : RSUD Dr. R Soedjati Soemodiardjo, RS Panti Rahayu Yakkum, RS Permata Bunda, RS Islam dan Klinik bersalin Widjadja Kusuma. (G7i)